Lembaga keuangan Bank dan Non Bank

LEMBAGA KEUANGAN BANK DAN NON BANK

 

Pengertian Lembaga Keuangan

Pengertiannya adalah, setiap perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, menghimpun danamenyalurkan dan atau kedua-duanya.

Lembaga Keuangan dibagi 2 :

  1. Lembaga Keuangan Bank
  2. Lembaga Keuangan lainnya (non-Bank)

1. Lembaga Keuangan BANK :

Pada umumnya, setiap orang pasti tahu pengertian fungsi Bank adalah tempat menabung, menyimpan uang atau harta benda penting, serta tempat dimana kita dapat meminjam sejumlah uang dengan persyaratan tertentu.

Menurut UU RI NO.10 Tahun 1998 : Bank adalah Badan usaha yg menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

 

2. Lembaga Keuangan non-BANK :

Menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. KEP-38/MK/IV/I97 :

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) adalah semua lembaga (badan) yang melakukan kegiatan dalam bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dengan cara mengeluarkan surat-surat berharga, kemudian menyalurkan kepada masyarakat terutama untuk membiayai investasi perusahaan-perusahaan

> Karakteristik Lembaga Keuangan non-Bank :

  • Tidak boleh menarik dana secara langsung dari masyarakat (giro, tabungan , deposito, promes)
  • Penerbitan promes hanya dibolehkan sebagai jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari bank
  • Memberi pembiayaan baik untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi dunia usaha
  • Tidak diperbolehkan memberikan kredit secara langsung.

https://www.kembar.pro/2015/04/analisis-laporan-dan-rasio-keuangan.html

 

ANALISIS LAPORAN DAN RASIO KEUANGAN PERUSAHAAN

 

Analisis Laporan dan Rasio Keuangan Perusahaan

Analisis Rasio Keuangan atau Financial Ratio adalah merupakan suatu alat analisa yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di laporan keuangan seperti Laporan Neraca, Rugi / Laba, dan Arus Kas dalam periode tertentu.

Laporan Keuangan bertujuan untuk memberikan gambaran informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan yang dapat dijadikan pedoman dalam mengambil keputusan bisnis.

Analisis Data Laporan Keuangan dilakukan dengan menganalisa masing – masing pos yang terdapat di dalam laporan keuangan dalam bentuk rasio posisi keuangan dengan tujuan agar dapat memaksimalkan kinerja perusahaan untuk masa yang akan datang.

Setiap tutup periode akhir bulan biasanya accounting menyiapakan dan menyusun Laporan Keuangan yang terdiri dari Laporan Neraca, Rugi Laba, Arus Kas, Perubahan Modal, dan Laporan tersebut diserahkan ke pimpinan perusahaan. Hal umum yang biasa terjadi adalah mereka hanya fokus terhadap Laporan Laba Rugi, namun ada hal yang lebih penting yang perlu disajikan dalam penyampaian laporan ini yaitu mengenai Analisis Laporan Keuangan.

Tujuan utama analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai alat barometer untuk melakukan forecasting atau memproyeksikan posisi keuangan dimasa yang akan datang.
  2. Mereview kondisi perusahaan saat ini, permasalahan dalam manajemen, operasional maupun, keuangan.
  3. Alat ukur untuk melakukan efisiensi di semua departemen perusahaan.

Metode dan Tehnik Analisis Rasio Keuangan Perusahaan

Dalam menganalisa laporan keuangan terdapat beberapa metode yang bisa dijadikan tolak ukur untuk menilai posisi keuangan perusahaan antara lain:

1. Metode Analisa Pertumbuhan

Tehnik analisa yang disusun dengan membandingkan kenaikan atau penurunan posisi laporan keuangan pada suatu periode tertentu dengan periode lainnya dari masing-masing pos yang terdapat di dalam laporan keuangan tersebut dengan menggunakan nilai persentase.

  Data yang disajikan bisa dengan membandingkan kenaikan atau penurunan masing-masing pos laporan keuangan bulan lalu dengan bulan sekarang, atau periode Year to Date periode yang sama tahun lalu dengan sekarang.

2. Metode Trend dan Indeks

  Teknik analisa hampir sama dengan Metode Analisa Pertumbuhan namun angka pembanding adalah laporan keuangan periode tertentu yang dijadikan indeks dan dipilih sebagai tahun dasar. Teknik tren ini sangat berguna untuk memproyeksikan laporan keuangan di masa yang akan datang dengan menggunakan data historis.

3. Metode Analisis Rasio

Teknik analisis dengan membandingkan masing-masing pos laporan keuangan yang relevan atau data yang signifikan.

https://www.kembar.pro/2015/04/analisis-laporan-dan-rasio-keuangan.html

 

SUKA DUKAKU SEMASA KULIAH DI AKUB PONTIANAK

 

Ini Kisah Dukaku Semasa Kuliah di AKUB Pontianak:

  1. sukanya

a. saya senang banyak teman.

b. saya suka materi yang dosen sampaikan kesaya dan saya tidak menyimak apa yang dosen katakan atau sampaikan.

 

Perkembangan Dunia Bisnis

Perkembangan Dunia Bisnis

perkembangan bisnis yang tengah terjadi di tanah air Indonesia ini. Diluar sana, telah banyak orang – orang yang ingin untuk memulai bisnis mereka sendiri. Di dunia moderen ini pun semakin banyak peluang bisnis yang bisa mereka manfaatkan untuk menjadi peluang bisnis. Mulai dari dagang, jasa dan lain sebagainya. Bahkan dunia online ini juga dapat di jadikan lahan pencarian yang dapat menguntungkan. Contoh-contoh yang dapat memberikan keuntungan di dunia online seperti jualan online, blogging, youtuber, dan lain sebagainya.

ANALISIS TARGET HASIL PRODUKSI CRUDE PALM OIL (CPO) PADA PERUSAHAAN PABRIK SAWIT DI PTPN XIII PERSERO KEC. KEMBAYAN KAB. SANGGAU

        ANALISIS TARGET HASIL PRODUKSI CRUDE PALM OIL (CPO)

PADA PERUSAHAAN PABRIK SAWIT DI  PTPN XIII PERSERO

 KEC. KEMBAYAN KAB. SANGGAU

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kelapa sawit merupakan salah satu produk perkebunan yang memiliki nilai tinggi dan ini industrinya termaksuk padat karya. Negara-negara yang mengolah kelapa sawit dengan baik bisa mendapatkan hasil yang sangat menguntungkan dari industri produk ini.

Indonesia sebagai negara yang tanahnya subur jika ditanami kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk berperan dalam industri kelapa sawit, terlebih lagi pada tahun 2007 Indonesia tercatat sebagai penghasil dan pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyebutkan bahwa berbagai aktivitas kampanye negatif terhadap produk minyak kelapa sawit (CPO) dari Indonesia juga berdampak kepada penurunan ekspor  dan produk olahan minyak kelapa sawit tersebut bagi sejumlah negara.
“Ada dampak pengaruhnya kepada ekspor CPO,” kata Kecuk Suhariyanto di Jakarta. Menurut dia, jumlah ekspor CPO dan produk turunannya yang tercatat pada Mei 2018 ini diketahui mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Beberapa negara yang diketahui mengalami penurunan dengan mengimpor lebih sedikit CPO dan produk turunannya dari Indonesia antara lain adalah India, Spanyol, Italia, dan Belanda.

Masalah

Adapun batasan Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana kinerja manajemen pabrik dalam mengelola produksi CPO?
  2. Faktor-Faktor apa saja yang menjadi kendala dalam pencapaian target hasil produksi CPO pada perusahaan pabrik PTPN XIII (persero) Kec. Kembayan?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalah yang dikemukakan diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah :

  1. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam pencapaian target hasil produksi CPO pada perusahaan pabrik Sawit di PTPN XIII (persero) Kembayan kab. Sanggau.
  2. Untuk mengetahui kinerja manajemen pabrik dalam mengelola produksi CPO.

Manfaat Penelitian

Adapun yang menjadi manfaat dari penelitian ini adalah :

  1. Bagi Penulis

Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan jenjang D3 Pada Program Studi Keuangan Dan Perbankan di Akademi Keuangan Dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak.

  1. Bagi Akademik

Diharapkan dari hasi penelitin ini dapat berguna bagi pihak akademi dan dapat menjadi bahan referensi bagi mahasiswa/i  lainnya yang akan melakukan penelitian atau menyelesaikan tugas akhir.

Bagi Perusahaan Atau Lembaga PTPN XIII Kec.Kembayan

Metode Penelitian

  1. Metode Penelitian

metode penelitian adalah suatu ilmu yang melakukan kegiatan, penguraian, pengolahan, dan pengkajian data yang dilakukan dengan cara teratur dan rencana untuk memecahkan suatu persoalan, pengembangan, atau pengujian kebenaran suatu pengetahuan.

Metode penelitian menurut Sugiyono (2016:2) adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan mengumpulkan data, menjumlahkan data, menganalisis data, mengelompokkan sesuai dengan kriteria, dan menarik kesimpulan dari persentase yang ditentukan.